Minggu kemarin saya punya tukang, setelah beriklan di sebuah koran lokal. Resume kerjanya oke. 20 tahun pengalaman bikin tas kulit kualitas ekspor.
Hari 1 : Terlambat 15 menit. Selama kerja nggak berhenti merokok.
Hari kedua : Absen. Tidak ada kabar berita.
Hari ketiga : Masuk. SP 1 dari saya.
Hari keempat : Cabut (dengan berbagai alasan).
Anehnya saya justru merasa lega.
Meanwhile, saya jadi ingat lagi ide awal buat mengajari remaja-remaja di kampung tempat saya tinggal (iya benar, saya memang tinggal di kawasan remote area, yang masih banyak pohon besar & sawahnya). Kebetulan jumlah remajanya banyak, begitu juga ibu-ibu rumah tangganya. Sebagian besar adalah petani dan pekerja serabutan. Mereka punya banyak waktu luang dan nggak ada salahnya buat mencoba bikin program sederhana belajar menyulam, toh dulu jaman SD juga diajarin. Ide ini sudah dikonsultasikan ke ketua pemudanya dan diungkapkan di kumpulan remaja, responnya positif, dan sudah ada beberapa yang berminat.
Tenaga pengajarnya siapa lagi kalau bukan saya dan mas Redy (dari studio Rudi Corens) dibantu Leoni (teman SMA yang berprofesi sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat, dan bagusnya dia sedang break selama 2 bulan).
Yes. I'd rather focus on what I can do instead on what I can not.
ps : Brown in blue totebird will coming soon!!!Labels: class, cocomomo, community development, handstitched, ideas for create, just for share, teach